Friday, November 29, 2013

NEGERIKU (?)

NEGERIKU (?)



Bagaimana bisa kukatakan negeriku baik-baik saja?
Sedangkan terkapar orang-orang sakit di jalanan ibukota
Bagaimana bisa kukatakan negeriku baik-baik saja?
Sedangkan jerit kelaparan menggema dari setiap sudut desa
Bagaimana bisa kukatakan negeriku baik-baik saja?
Sedangkan kasus korupsi masih saja menggila
Bagaimana bisa kukatakan negeriku baik-baik saja?
Sedangkan buruh masih saja dalam siksa dan terinjak harkatnya

Bagaimana bisa kukatakan negeriku adalah negeri yang merdeka?
Sedangkan produk-produk buatannya masih saja disangsikan massa
Bagaimana bisa kukatakan negeriku adalah negeri yang merdeka?
Sedangkan legalitas membuat batas yang menjelma kasta
Bagaimana bisa kukatakan negeriku adalah negeri yang merdeka?
Sedangkan ketimpangan pendidikan ada di desa, di kota, dimana-mana
Bagaimana bisa kukatakan negeriku adalah negeri yang merdeka?
Sedangkan sumbangsih pemudanya tak lagi membara

Bagaimana aku bisa percaya pada kapitalisme buta yang menutup nurani bangsa?
Bagaimana aku bisa percaya pada pembesar-pembesar yang membuat alamku tiada?
Bagaimana aku bisa percaya pada propaganda yang mengusir kekayaan budaya?
Bagaimana aku bisa percaya pada pemerintah yang hanya mengumbar kata-kata?

Lalu bagaimana ketika tak mudah lagi ditemukan pemuda yang mau menggunakan koteka?
Lalu bagaimana ketika tak mudah lagi ditemukan karya anak-anak bangsa?
Lalu bagaimana ketika tak mudah lagi menemukan rempah di negeri yang kata-nya kaya?
Lalu bagaimana ketika tak mudah lagi menemukan manusia yang ber etika?

Negeriku ini adalah negeri yang dulu mereka bilang kaya
Negeriku ini adalah negeri yang dulu mereka bilang berbudaya
Negeriku ini adalah negeri yang dulu mereka bilang beretika
Negeriku ini adalah negeri yang dulu mereka bilang surga
Tapi, kini berbeda.
Tapi, kini tiada.
Negeriku mulai lemah menyanggah moral dan etika
Negeriku mulai terkapar diantara propaganda lain bangsa
Negeriku mulai hilang ditelan globalisasi budaya
Negeriku mulai dihancurkan oleh bangsa nya

Alam, hentakkan kami ketika mulai mengebiri
Logika, jangan kau menyesatkan nurani
Tuhan, tolonglah negeri ini

-CDMA, dalam ramai yang hening di sudut kota. 30112013-

No comments:

Post a Comment